Hidup Dengan Teman Sekamar

Hidup Dengan Teman Sekamar2

Belajar toleransi dengan sesama dapat kita lakukan mulai usia dini, mencoba mengerti akan kepentingan orang lain dan mengendalikan diri kita agar tidak egois adalah suatu proses yang harus kita hadapi dari waktu ke waktu. Demikian juga dengan kehidupan diasrama, toleransi dengan teman sekamar harus diterapkan dalam hidup keseharian. Bagaimanapun teman sekamar atau teman asrama mempunyai cara pandang yang berbeda serta pendapat yang berbeda sehingga jika tidak diterapkan toleransi maka perselisihan akan sering terjadi sehingga kenyamanan akan jauh dari asrama.

Masalah yang sering dihadapi antar teman asrama adalah perbedaaan kebiasaan apalagi jika kebiasaan kedua orang dalam satu kamar bertolak belakang. Sebagai contoh; jika yang satu mempunyai kebiasaan merapikan barang setelah dipakai tetapi yang lainnya tidak atau yang satu mepunyai kebiasaan memakai barang orang lain tanpa minta ijin terlebih dahulu sedangkan yang lain sangat perhatian akan setiap detail barang yang dimiliki.

Menghadapi kebiasaan buruk teman sekamar bukanlah hal yang mudah, seringkali dapat membuat rasa tidak nyaman dan ada kejengkelan dalam hati. Toleransi dengan teman sekamar memang harus dilakukan akan tetapi hal tersebut tidak dapat dijadikan alasan untuk membiarkan kebiasaan buruk itu berlangsung terus menerus. Mencoba mengkomunikasikan atau membicarakan hal tersebut dalam suasana yang nyaman agar teman yang mempunyai kebiasaan yang buruk itu dapat berubah. Jika hal tersebut tidak berhasil, cobalah untuk membicarakan dengan pengurus asrama agar masalah tersebut tidak berlarut-larut, tidak ada salahnya jika mencoba bertanya tentang kemungkinan pindah kamar atau berganti teman kamar.

Toleransi dengan teman sekamar atau dengan teman asrama tidak akan terasa berat apabila dilakukan dengan hati yang tulus dan sikap yang positif. Setelah mengalami hidup bersama dalam kurun waktu yang cukup lama rasa pengertian akan timbul antara satu dengan yang lain, saling memahami karakter masing-masing serta dapat saling menghormati kepentingan satu sama lain.  Jika anda sedang menghadapi kebiasaan buruk teman sekamar, cobalah cara diatas dan yang harus anda tanamkan dalam ingatan anda sebuah motto “ besi menajamkan besi, manusia menajamkan sesama”

You can skip to the end and leave a response. Pinging is currently not allowed.

Leave a Reply

Powered by sekeluarga.com
Share